Selasa, 21 Februari 2012

Sketsa Pagar Balai Desa

Pemerintah Desa Ringin lan jajarane tansah gumrigah lan terus usaha ngelaksanakke pembangunan desa setitik baka sithik. Tahun 2012 iki akaeh banget tilase kejaba saka asli  ABPDES, ADD, ABPD I,  uga entuk bantuan aspirasi saka anggota dewan.

Wus akeh tilase kayata; pelebaran kali, pembangunan talud, saluran irigasi, ana uga  sing asale dana PNPM, tahun 2012 iki entuk sarana lan prasarana air bersih, sing dibangun ning Dukuh Jetis, lan Angkatan.
 ADD tahap I digunakke kanggo mbangun dalan ing Dukuh Brang Wetan Angkatan.
Rencana ADD tahap II kanggo mbangun pager Balai Desa karo ditambah dana saka Lelangan(ABPDES).
Pembangunane wus diwiwiti. Kanti tenaga kerjane saka warga Ringin. Karo ngenteni gambar sing gumathok, pembangunan dimulai saka sisih kiwo. Ngelingi lahane bekas sawah dasar pondasi direncanakke nganggo crucup saka bongkotan pring.  Kanthi tujuan ben kuat kanggo sakteruse.

Sithik baka sithik kaya bebasan ngrunduk rayap, kaanti sabar, alon-alon lan telaten. Sak abot-abote penggawean yen ditrelateni mesti kasil kanti asil sing apik.


Mula kanggo warga Ringin Panitia tansah nyuwun pandongane marang Gusti Allah, supaya bisa lancar, lan ngasilke asil sing apik, kanggo sekabihan warga Ringin.
Gambar : Pager yen dideleng sakaa ngarepan

Musdes Sosialisasi dan Prioritas Usulan 2013 Desa Ringin

Pembangunan Sarana dan prasarana air Bersih, sebagai agenda kegiatan telah rampung di kerjakan. Pekerjaan yang didanai dari Anggaran PNPM tahun 2011 ini telah diterima oleh masyarakat.

Di tahun 2012, sebagaimana ringin pada peringkat kedua, setelah Desa Mlawat, Desa Ringin mengusulkan pembangunan Gedung PPAUD. yang selama ini proses pembelajarannya masih menumpang di ruangan PKK pada salah satu ruangan Balai Ringin.

Sebagai program yang berkelanjutan maka pada tanggal 30 Januari 2012, telah diadakan Musdes Sosialisasi dan prioritas usulan di Tahun 2013.

Penggalian Priorotas usulan yang dipandu oleh Bapak Sri Wahyudi, FK yang berasal dari Ngaringan Grobogan ini menghasilkan beberapa usulan, diantaranya sebagai berikut :
1. Bedah Rumah
2. Pelatihan Batik
3. Pengaspalan Jalan Desa
4. Perawatan Jalan Tahap II
5. Pembuatan Pos Kampling di Masing-masing RT
6. Pembangunan Talud Jalan di RT Karang anyar.

Dari beberapa usulan di atas, akhirnya disepakati bahwa pelatihan batik adalah prioritas utama disusul dengan Saluran Irigasi sebagai priorotas usulan kedua. Dan sebagai penyerta yang wajib adalah SPP.
Selain prioritas usulan disepakati pula pembentukan TPK dan elemen-elemen pendukung.


A. Tim Pengelola Kegiatan (TPK) terdiri dari :
1. Ketua                   :   Sudadi
2. Sekretaris             :   Susiana
3. Bendahara            ;   M. Sarmadi


B. KPMD , terdiri dari :
1. Munthohir Fuad  
2. Mardiyah        

C.  Tim Penulis Usulan
      1. Arlina Wudiya P.
      2. Nasripah
      3. M. Fuad
       4. Mardiyah
D. Wakil Masyarakat dalam MAD :
       1. Kepala Desa
       2. Ketua TPK
       3. Nikmatul  Barokah
       4. Fatimah
       5. Mardiyah
       6. Arlina Wudiya P.
Selain beberapa kesepakatyan diatas dibentuk pula panitia lelang tanah bengkok ( carikan, bayanan, Modinan) yang diawaki oleh semua perangkat Desa.  Sebagai kesepakatan akhir adalah adanya persetujuan dari peserta Musdes untuyk mengganti  Inventaris sepeda motor Dinas Kepala Desa yang hilang beberapa bulan yang lalu dengan jenis spesifikasi sama dengan yang hilang.

Staff Ahli Kepresidenan Kunjungi Desa Ringin

Hari Mingu Pon, 19 Pebruari 2012 Desa Ringin mendapat kunjungan staff Ahli presiden. Kunjungan yang dijadwalkan pagi pukul 10.00 WIB ini telah dinanti dan siapkan oleh Kepala Desa beserta jararannya ini ternyata meleset. Karena rombongan sampai di lokasi pada siang pukul 13.10  wib. Yang tentunya sedikit membuat Amik, panggilan akrab Kepala Desa Ringin ini kecewa.
"Nganti amoh ngenteni rak teko-teko,jkajane pada mambu!" katanya penuh kecewa.
Capek menunggu di Balai Desa kami pun pulang untuk makan siang dan istirahat.
Dari sejenak mata terpejam ada kabar bahwa rombongan tiba di Pujasera Asri, yang menjadi salah satu agenda kunjungan.
 Bangun, cuci muka, dan berangkat menuju lokasi.
Di Pujasera Asri, yang dibangun dari PNPM Pasca krisis tahun 2010 ini, ternyata ramai. Ada beberapa orang asing (mungkin staf ahli kepresidenan , sesuai dengan kabar berita sebelumnya ), didampingi Pak Selamet dan rombongan dari BPMPKB Rembang, juga Rombongan Faskab Rembang, serta FT Dan FK dari UPK Pamotan.
Melihat lambaian tangan Pak Selamet,kamipun datang menghampiri, yang ternyata akan diberi beberapa pertanyaan oleh orang asing ( staf ahli Presiden?  mungkin...) dengan fikikran yang belum normal karena baru bangnun tidur kamimenjawab beberapapertanyaan dengan sekenanya..
Kamipun bergantian, dari Pengelola, sampai pak Lurah Amik. Ada yang perlu kami ingat ketika beberapa pertanyaan yang disampaikan ada kesan sengaja diputar-putar sehingga kadangkala terkesan 'mbulet!!!'
Padahal kami yang di Ringin selama ini selalu berusaha untuk tidak mbulet.!!!
Ada satu pekerjaan yang menjadi PR adalah laporan keuangan dari Pengelola yang belum selesaipengerjaannya, sehingga pengelola harus menngirimkannya melalui Faksimili atau email ke Jakarta.

 Selesai Pujasera, target berikut adalah Sarana Air Bersih, yang sumber dananya adalah PNPM tahun 2011.
Melihat pak Lurah yang 'ngontel dengan sepeda kumbangnya, kamipun mengajaknya untuk berboncengan sepada motor.
" Ah, ben ngenteni pak, pegel endi karo ngenteni sekesuk utoh nganti ngantuk-ngantuk????," katanya.
Wah bener juga Nggi, tanpa menjawab kamipun bablas duluan. ( Rupanya pak Lurah masih mendongkol parihal pagi tadi ).

Tak sampai hati duluan, akhirnya dengan gas motor pelan kami bareng. Dalam hati sempet juga terfikir, "emang bener Nggi gak usah sepeda motor, sepeda kumbang kan jantung sehat???"

Selesai memeriksa tower,rombongan dengan jalan kaki menuju lokasi hidran umum yang jaraknya 250an meter. Lumayan biar orang kota tahu dari dekat kemiskinan orang di desa. Entah aoa yang difikirkan oleh Bapak dan ibu ini ( maklum penulis gak sempet kenalan ) melihat kemiskinan didepannya.  Semoga ketika itui beliau bisa menghubungkan kemiskinan dan kekurangan yang dilihatnya dengan tingkah para wakil rakyat di Gedung Parlemen Jakarta. ( Lho .. nyambung po ora ki yo???)
Dengan gaya layaknya Jurnalis, wawancara berlangsung lancar antara nara sumber dan penannya. Walau kadang ada kesan lucu karena bahasa yang kadangkala tidak nyambung.
Jangankan embah-embah ini , Pak Lurahpun dengan santainya menjawab pertanyaan dengan jawaban seperti ini," mudah-mudahan di musim ketiga, airnya juga lancar pak."
( ketiga = kemarau) Santai saja pak," Dimusim ketiga, sawahnya bertela, dan berlungka-lungka ya pak?"

Akhirnya, Alhamdullilah, sekitar  pukul 15.30 wib, rombongan bertolak dariDusun Jetis, yang rencana berikutnya menuju Kecamatan Sedan.
Semoga kesan yang dibawa dari desa Ringin adalah kesan yang baik. Menjadi nilai plus bagi semua pihak yang berkorelasi dengan ini.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayai kami untuk dikunjungi, semoga lain kali kami masih dipercaya lagi untuk ini.
Wis pokok'e siap tok..........( iya pak Lurah ya???)
Trimakasih, thnks fr you, matur suwun.........


Minggu, 18 Desember 2011

Desa Ringin - Pamotan

GAMBARAN UMUM DESA
          I.    KONDISI GEOGRAFIS
Desa Ringin Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang terletak disebelah barat Ibu Kota Kecamatan Pamotan. Berikut ini adalah gambaran umum tentang kondisi geografis Desa Ringin:  
a.    Batas-batas administratif wilayah Desa Ringin:
§  Sebelah Utara     : Desa Gembleng Mulyo, Kecamatan Pancur.
§  Sebelah Selatan   : Desa Sidorejo dan Desa Tempaling.
§  Sebelah Barat      : Desa Japerejo dan Desa Tulung.
§  Sebelah Timur     : Desa Pamotan dan Desa Sumberejo.
b.  Secara umum Desa Ringin merupakan dataran rendah, hanya di bagian selatan relatif lebih tinggi dan sisanya berada pada ketinggian ± 75 m diatas permukaan laut (dpl). Ini menyatakan kondisi wilayah/ desa termasuk dalam kategori dataran rendah.
Luas wilayahnya  ± 402,750 Ha, yang terdiri dari:
§  Tanah sawah irigasi teknis                  : 132,095 Ha.
§  Tanah sawah irigasi ½ teknis             :     4,000 Ha.
§  Tanah sawah tadah hujan                   :   25,850 Ha.
§  Tanah tegal/ ladang                            :  217,850 Ha.
§  Tanah pemukiman                              :    26,790 Ha.
§  Tanah Kas desa                                  :  120,000 Ha.
§  Tanah fasilitas umum                                     :    26,000 Ha.
§  Lainnya                                               :      5,000 Ha.
b.    Jarak dengan pusat pemerintahan (orbitasi) :
§  Ke Ibu kota Kecamatan                      :      3 Km.
§  Ke Ibu kota Kabupaten                       :    17 Km
§  Ke Ibu kota Provinsi                            :  137 Km

        II.    KONDISI DEMOGRAFIS
Total jumlah penduduk Desa Ringin pada tahun 2010 adalah 3147 jiwa, yang terdiri dari 915 Kepala Keluarga (KK).
Berikut ini adalah rincian dan klasifikasi penduduk Desa Ringin menurut jenis kelamin, latar belakang pendidikan dan agama:
1.                                                    Jumlah penduduk menurut jenis kelamin:
a.
Laki-laki
:
1606
jiwa
b.
Perempuan                
:
1541
jiwa

2.   Jumlah penduduk menurut tingkat pendidikan:
a.
Belum/ Tidak sekolah
:
795
jiwa
b.
Tamat SD/ sederajat
:
1.502
jiwa
c.
Tamat SLTP/ sederajat
:
487
jiwa
d.
Tamat SLTA/ sederajat
:
291
jiwa
e.
Diploma I/ II/ III
:
43
jiwa
f.
S1/ Sarjana
:
29
jiwa

3.   Seluruh penduduk Desa Ringin beragama Islam.



          I.    KONDISI EKONOMIS
Dengan kondisi permukaan tanah yang datar dan dilalui aliran sungai, Desa Ringin mempunyai potensi yang baik disektor pertanian dan perkebunan. Produk unggulan dari sektor pertanian adalah padi dan jagung sedangkan dari sektor perkebunan adalah tebu. Oleh sebab itu, hampir sebagian penduduk Desa Ringin bekerja di sektor ini sebagai buruh tani dan petani penggarap dari lahan yang disewa.
Berikut ini adalah jumlah penduduk Desa Ringin menurut latar belakang jenis mata pencaharaian:
a.
Tidak bekerja
:
827
jiwa
b.
Buruh tani
:
1.051
jiwa
c.
Petani
:
837
jiwa
d.
Pedagang
:
103
jiwa
e.
Karyawan
:
159
jiwa
f.
Swasta
:
97
jiwa
g.
P N S
:
69
jiwa
h
TNI/ POLRI
:
4
jiwa

Dari data diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat perekonomian masyarakat Desa Ringin berada dalam tingkat prasejahtera.


RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DESA

A.   VISI DAN MISI
§  V I S I
Dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kegiatan pembangunan, Desa Ringin mempunyai visi:
“TERWUJUDNYA MASYARAKAT DESA RINGIN YANG SEJAHTERA, MAJU DAN MANDIRI”.

§  M I S I
Adapun misi Pemerintah Desa Ringin adalah sebagai berikut:
a.
Menciptakan sistem pemerintahan desa yang transparan, jujur dan adil.
b.
Memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan cepat.
c.
Mendorong kesadaran masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam usaha memajukan desa dan tingkat kesejahteraan.
d.
Pemberdayaan pemuda dan meningkatkan prestasi olah raga.
e.
Meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia.
f.
Pemerataan pembangunan disemua wilayah.

B.   STRATEGI DAN KEBIJAKAN DESA
Dalam pembuatan suatu kebijakan, kami selalu berdasar pada musyawarah mufakat atau berdasarkan atas kesepakatan bersama. Tentu saja hal ini harus mengacu dan tidak menyimpang dari peraturan-peraturan yang berlaku.
Demikian halnya dalam  proses perencanaan pembangunan kami selalu membahas dengan semua elemen yang ada di masyarakat. Melalui kader pemberdayaan masyarakat yang melaksanakan musyawarah ditingkat RT , berbagai macam usulan atau aspirasi dari masyarakat tentang kegiatan-kegiatan pembangunan yang perlu dilakukan kami tampung. Selanjutnya dari usulan-usulan tersebut disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dengan berpacu pada skala prioritas kebutuhan pembangunan yang ada di desa. RPJMDes yang telah disusun dan disepakati bersama ini setiap awal tahun anggaran akan di-review (ditinjau ulang), dimaksudkan jika ada kebutuhan pembangunan yang darurat dan harus dilaksanakan pada saat itu juga bisa segera terlaksana.

C.   PRIORITAS PROGRAM
Dengan banyaknya usulan kegiatan pembangunan dan melihat kondisi keuangan desa yang terbatas, tidak mungkin semua usulan tersebut dapat direalisasikan secara bersamaan. Untuk itu, agar pelaksanaan pembangunan dapat mencapai sasaran sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat maka harus digunakan skala prioritas untuk memilih kegiatan mana saja yang harus diutamakan dan dilaksanakan terlebih dahulu.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang disusun melalui musyawarah ditingkat desa (Musdes) menjadi acuan utama dalam melaksanakan kegiatan pembangunan didesa selama kurun waktu lima tahun

Senin, 05 Desember 2011

Membatik – Usaha Peningkatan Ekonomi Kerakyatan





           Batik Lasem sudah di kenal secara nasional. Berbagai usaha pembinaan dan pelestarian telah dilakukan Pemerintah. Disekolah-sekolah mulai dari Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah di Kabupaten Rembang sudah ada yang memasukan membatik dalam salah satu program Ekstra Kurikuler. Dengan harapan membatik semakin dikenal dan digemari.
Dan dalam jangka panjang membatik bukan sekedar pelestarian budaya, melainkan menjadi usaha ekonomi karakyatan ( home industry ) yang dapat meningkatkan tarap hidup yang bukan dijadikan hanya sekedar pekerjaan sambilan, skala yang lebih luas dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

            Di desa Ringin, membatik bukan sesuatu hal yang asing bagi rakyatnya. Membatik sudah dilakukan secara turun temurun. Perjalanan membatik inipun mengalami pasang surut. Kadangkala ramai, dan pada suatu saatpun ‘mati suri ’, karena ditinggal untuk pekerjaan lain.

            Sebagai contoh di RT 06 RW I, Dukuh Dukuhan saja pada saat ini ada 12 orang yang membatik dari sekitar 56 KK. Mereka membatik hanya sekedar sambilan menjelang ada pekerjaan lain. Membuat pola dan ‘nyiliki’ rata-rata dihargai Rp. 17.000.- (tujuh belas ribu rupiah ) yang dapat dikerjakan dengan waktu 1,5 hari. Upah yang sedemikian kecil untuk pemenuhan kebutuhan hidup di saat ini.

            Lewat program ekonomi kerakyatan sudah saatnya kita mulai memperhatikan usaha peningkatan Kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM), setelah yang selama ini kita semua hanya memperhatikan sector fisik ( sarana dan prasarana) saja. Misalnya pelatihan menjahit, pelatihan Tehnologi Informatika, membatik, dan bidang-bidang usaha lain yang berkembang di masyarakat. Hal inipun tentunya bukan hal yang mudah dilakukan. Diperlukan koordinasi antara semua pihak.

            Lewat program PNPM ( atau sumber dana yang lain)  dapat dirancang untuk peningkatan SDM ini, yang salah satunya adalah membatik. Mulai dari pengadaan bahan sampai pada produk yang siap untuk konsumsi pasar. Yang nantinya kita semua dapaat berharap bukan hanya Rp. 17.000.- perpotong selama 1,5 hari melainkan lebih dari itu.

            Demikian tulisan ini agar dapat menjadi kajian  untuk kita semua, dan tentunya penulis berharap masukan untuk usaha ini.

Senin, 28 November 2011

MAD PRIORITAS 2012 - RINGIN PERINGKAT 2


suasana penghitungan nilai

Sejalan dengan pelaksanaan Program yang mendekati penghujung tahun 2011,  Pemerintah Kecamatan Pamotan bersama dengan UPK Pamotan melaksanakan Musyawarah Antar Desa (MAD – Prioritas Usulan ), pada tanggal 22 dan 23 Nopember 2011 bertempat di Pendopo Kecamatan Pamotan.

          Sesuai rekomendasi dari Tim Verifikasi yang di komandoi Bapak Sumadi, S.Pd. dengan anggota ; Sukarman, S.Pd., Suparmin, Abdullah Adib, Sp., Suyitno, S.Pd., Sri Mulyorini, SH., dan Andri Purwani,  ada 22 desa yang layak untuk mengikuti kompetisi.


Acara dibuka oleh Bapak Wiyoto, S.Sos., selaku Camat Pamotan dilanjutkan dengan beberapa laporan dan evaluasi pelaksanaan program di tahun 2010. Musyawarah dipimpin Ketua BKAD, Bapak Purwanto.  Karena masing-masing utusan berusaha mendapatkan nilai tertinggi seringkali terjadi adu argument, tetapi yang sedikit hangat adalah kelompok Kepala Desa.  Ada ketidakpuasan, ada kecemburuan dan akhirnya ada pula kesepakatan, dan itulah warna demokrasi.

          Pada tahun 2012 Desa Ringin mengajukan usulan Pembangunan Gedung PAUD yang sampai saat ini belum mepunyai gedung sendiri, yang untuk proses pembelajaran masih menumpang pada salah satu ruangan kantor di Balai Desa, pada prioritas utama disusul dengan saluran irigasi pada priorotas kedua.

Dari rekapitulasi 6 kelompok dari masing-masing utusan Desa Ringin mendapat peringkat ke 2, setelah Mlawat, disusul Pragen, Ketangi, Megal dan Desa Gambiran. Perolehan Ringin pada peringkat ke-2, bukanlah datang begitu saja, melainkan melalui proses yang panjang, seperti kata Kepala Desa sesudah selesai penghitungan rekapitulasi,” Pengusulan musti logis, dalam arti yang betul-betul dibutuhkan masyarakat utamanya warga miskin, ada keberlangsungan pemanfaatan, dan pemenuhan kewajiban terhadap kegiataan yang telah dilaksanakan.”
“Pendelegasian personal untuk wakil desa juga penting.” Demikian Kepala Desa Ringin menambahkan, yang akrab disapa dengan Pak Lurah Amik.
          Untuk hasil selengkapnya adalah sebagai berikut :

REKAPITULASI NILAI HASIL DISKUSI

USULAN PRASARANA, PENDIDIKAN DAN KESEHATAN

PRIORITAS I



NO
Desa
Jenis Usulan
Kelompok
Jumlah Nilai
Rank.
Ket

I
II
III
IV
V
VI

1
Megal
Jembatan Banjir Limpas
81
83,5
82
75
84
84
489,5
5


2
Ngemplakrejo
Saluran Air
80
81,2
80
73
82
82
478,2
7


3
Pragen
Talud Jalan
84
85,4
85
70
87
87
498,4
3


4
Samaran
Rehab Gedung TK
80
81,6
80
69
82
82
474,6
9


5
Gambiran
Jembatan
81
82,5
82
74
84
84
487,5
6


6
Bamban
Saluran Air
76
79
77
70
79
79
460
14


7
Pamotan
Jalan Telford & Talud
61
63
63
53
64
64
368
18


8
Sidorejo
Jalan Telford & Talud
76
78
77
68
79
79
457
15


9
Tempaling
Talud Jalan
78
80,8

72
82
82
394,8
17


10
Joho
Talud Jalan
57
60,4
60
51
62
62
352,4
19


11
Mlagen
Talud Jalan
58
56,6
55
52
62
61
344,6
20


12
Kepohagung
Pemb. Gedung TK
77
80,4
80
71
82
82
472,4
12


13
Mlawat
Jalan Telford
84
85,8
85
78
87
87
506,8
1


14
Segoromulyo
Talud Jalan
82
85,8

77
87
87
418,8
16


15
Sendangagung
Talud Jalan
79
81,6
80
72
82
82
476,6
8


16
Gegersimo
Pemb. Rabat Beton

80,4

71
82
82
315,4
22


17
Sumbangrejo
Jembatan
78
80,4
80
71
82
82
473,4
10


18
Japerejo
Jalan Telford & Talud
56
58
57
51
59
58
339
21


19
Tulung
Saluran Irigasi
78
80,4
80
71
82
82
473,4
11


20
Ringin
Pemb. Gedung PAUD
84
85,4
85
77
87
87
505,4
2


21
Sumberejo
Pemb. Gedung PAUD
78
79
80
71
82
82
472
13


22
Bangunrejo
Rehab Gedung TK
Tidak layak

23
Ketangi
Jalan Telford
81
84
82
75
84
84
490
4


          Demikian, selamat untuk Pak Lurah dan warga Ringin, terimakasih untuk utusan-utusan yang telah berusaha dengan maksimal – demi Ringin ke depan yang lebih baik.